aku tahu, kamu tahu, Tuhan tahu

2004
08.18

sering kali aku bertanya, kepada angin malam, kenapa aku harus berada
napas itu hanya sebuah ilusi, karena itu aku sering bermimpi
tapi semua itu hanya sekedar janji, karena aku tahu siapa kamu selama ini

dua puluh satu tahun. delapan tahun aku sudah menjauh darimu
aku masih bisa bertanya, aku ini anak siapa

kalau semua itu berlalu seperti senja di balik langit biru
apakah ufuk timur bisa mengembalikan siapa aku
pulang itu biasa
mengasung itu biasa
karena aku serba bisa

jangan merongrong aku lagi. sakit hati setiap hari
berikan aku suatu resolusi daripada membebani aku
pikiran luas tapi dikekang tidak ada guna

karena aku sekarang ingin bermimpi
kalau aku ini hanya sebuah insan yang tak berarti
tapi Tuhan telah menerimaku
hanya kamu yang tidak pasti dan tahu menahu.

Your Reply